image

Cerita sex tentang abg
Kisah Ika Gadis Seksi
Namaku Ika, aku berasal dari Jember
sebuah kota di Jawa Timur, saat ini aku
berusia 27 tahun, lulusan dari suatu
universitas negeri dikota Semarang.
Saat ini aku sudah menikah dan
tinggal di Denpasar. Suamiku bekerja
disebuah Asuransi BUMN, jadi setiap
hari aku hanya ditemani pembantu
serta komputer yang menyebabkan
aku jadi tidak kesepian lagi. Setiap
saat aku bisa akses kemana mana
termasuk ke situs cerita biru antara
lain Cerita-Cerita Seru™. Lama
kelamaan timbul keinginanku untuk
menceritakan pengalamanku yang aku
rasa indah sekali dan mungkin anda
sekalian ingin mengetahuinya. Jikalau
dalam ceritaku ini ada urutannya yang
jungkir balik, mohon dimaafkan,
karena awal kejadiannya sudah cukup
lama. Aku sendiri coba menyusun
kisah nyataku ini sejak akhir 1997,
berkali kali aku koreksi dan rubah agar
sesuai dengan kenyataan yang aku
alami. Ada beberapa moment yang
bisa kuceritakan secara detail, karena
aku tak akan pernah melupakan
moment tersebut, namun juga ada
yang aku ceritakan hanya selintasan.
Menjelang akhir kuliahku ditahun
1990, aku berusaha mencari
pekerjaan, disamping untuk mencari
pengalaman, aku juga ingin
mendapatkan tambahan uang saku.
Untunglah berkat kebaikan seorang
dosen, maka aku berhasil bekerja
disebuah perusahaan pengangkutan.
Bossku orangnya sangat baik, dia
dengan telaten mengajariku apa yang
harus kulakukan, demikian juga aku
tetap diberinya kesempatan untuk
meninggalkan pekerjaan guna kuliah.
Tetapi dari pandangannya serta kata
katanya, aku tahu kalau sejak awal
bossku ini menginginkan aku. Tetapi
aku acuh saja, karena disamping aku
masih perawan, aku juga sudah
punya pacar kakak kelasku yang
berasal dari luar pulau. Tetapi semua
ini tidak membuat bossku jadi sakit
hati, dia malahan memberi aku
fasilitas sepeda motor serta sering
sekali dia memberi uang tambahan
disamping uang gajian yang selalu aku
terima, semua ini membuat hidupku
jadi berlebihan, malahan aku
sekarang mampu untuk tampil lebih
cakep, karena aku punya duit cukup
untuk membeli kebutuhan
kebutuhanku.
Setiap kali aku dipanggil bossku
dikantornya, pembicaraan kami selalu
mengarah kepada masalah seks,
bossku seringkali menanyakan apakah
aku masih perawan yang selalu
kujawab dengan sejujurnya, dia tak
pernah berusaha untuk
menggangguku, hanya cerita cerita
tentang pengalamannya mengenai
seks seringkali membuat aku panas
dingin dan selalu ingin mendengarnya
lagi. Setiap kali mendengar cerita yang
merangsang itu aku selalu merasa
ingin kencing dan biasanya
kemaluanku menjadi basah kuyup.
Namun semua ini tak pernah
diketahui oleh bossku, hanya saja
begitu sampai dirumah kulampiaskan
nafsuku itu pada pacarku dengan
berciuman dan membiarkannya
meremas remas buah dadaku dan
akupun meremas remas kemaluannya
sampai dia mengeluarkan spermanya.
Oh ya, aku tinggal dirumah kontrakan,
jadi aku bebas untuk berpacaran. Aku
sebenarnya sangat ingin merasakan
enaknya persetubuhan yang sering
aku dengar dan belakangan ini selalu
diceritakan oleh bossku padaku, tetapi
pacarku tidak berani memerawaniku,
meskipun seringkali kurayu dan
bahkan pernah aku membeli kondom
agar dia mau memakainya, tetapi dia
selalu menolak karena takut kalau aku
hamil.
Siang itu suasana dikantorku sepi
sekali, karena biasanya pada hari
Senin semua karyawan pria
kebanyakan keluar untuk mengambil
laporan dari cabang cabang, aku
sendiri juga agak santai bekerja
karena semua pekerjaan sudah habis
dikerjakan pada hari Sabtu dan saat
ini aku tinggal menunggu laporan
baru dari cabang yang belum datang
juga. Saat itu tiba tiba bossku
memanggilku keruangannya, aku
tersenyum sendiri mendengar
panggilan bossku ini, karena seperti
biasanya bilamana keadaan sepi,
maka dia selalu memanggil aku atau
karyawati yang lainnya untuk diajak
omong omong soal seks. Aku
bergegas naik keruang atas tempat
kantor bossku. Tanpa mengetuk pintu
lagi aku langsung masuk dan duduk
didepan mejanya. Dia langsung
bertanya apakah saat itu aku mens,
ketika aku jawab tidak, dia berkata lagi
bahwa saat itu dia sedang bernafsu
sekali, karena tadi malam dia tak
sempat berhubungan seks dengan
isterinya yang sedang mens. Aku
tertawa geli dan menanyakan
mengapa dia tak masturbasi saja,
seperti yang sering dia lakukan
didepanku. Dia berkata serius, bahwa
kali ini dia kepengen aku yang
melakukannya dan untuk itu dia akan
memberi aku hadiah yang
menggembirakan. Melihat aku ragu
ragu, bossku segera berdiri dari
kursinya dan menuju pintu serta
menguncinya, dia mengeluarkan
kemaluannya yang sudah tegang itu
kehadapanku. Dengan agak gemetar
aku memberanikan diri untuk
berjongkok didepan kemaluan bossku
dan memijat mijatnya, bossku
menggeliat keenakan dan tangannya
mulai mengembara menyelusupi
bajuku dan ikut meremas remas buah
dadaku. Aku jadi ikut terangsang
sehingga aku bangkit berdiri dan
menempelkan badanku kebadannya
untuk menahan rasa geli itu. Merasa
mendapat angin, bossku merogoh
buah dadaku dari balik blouseku dan
memasukkan tangannya kedalam
behaku. Remasan remasan kasar
disertai cubitan cubitan pada puting
buah dadaku membuat aku
menggelinjang dan mendesah.
Dengan pelahan bossku
mendorongku kearah meja kerjanya
dan membaringkan aku disitu,
sementara tanganku masih terus
mengocok kemaluannya yang terasa
makin panas itu. Ketika aku sudah
terlentang diatas meja kerja yang
masih bertebaran buku dan kertas itu,
bossku membuka blouseku dan
merenggut behaku sehingga buah
dadaku yang sudah kaku keras itu
sepertinya melompat keluar. Tanpa
ragu ragu bossku mengulum puting
buah dadaku yang mengeras seperti
kerikil itu, aku memejamkan mata dan
menggigit bibir menahan rasa geli
yang membuat tubuhku berkeringat
serta vaginaku jadi geli sekali itu. Saat
itulah tanpa kuduga bossku melenguh
keras dan air maninya berhamburan
menyemprot kelantai. Dari
pengalamanku mengocok kemaluan
pacarku, maka aku terus mengocok
sampai semprotannya habis, barulah
kuurut kemaluan bossku sampai
tuntas air maninya. Karena malu,
setelah bossku menumpahkan air
maninya, aku segera membenahi
pakaianku dan duduk dikursi disofa
dekat meja kerja bossku. Bossku
sendiri dengan gemetar merapikan
celananya serta tersenyum penuh
kepuasan, aku bertanya apakah dia
sudah puas, dia hanya menjawab
dengan anggukan kepala. Ketika aku
minta ijin untuk kembali kemejaku,
bossku tak melarang bahkan dia
sempat menciumku serta menyelipkan
uang ditanganku. Setelah keluar dari
ruangan bossku kulirik uang yang
ditanganku ternyata beberapa lembar
uang limapuluh ribuan. Aku bergegas
turun mumpung tak ada temanku
yang dibawah. Aku masih terus
membayangkan rasa nikmat yang tadi
diberikan oleh bossku itu, rasanya tak
mau hilang juga, ketika kuraba pangkal
pahaku, kurasakan celana dalamku
basah kuyup. Aku sudah tak sabar lagi
menunggu jam empat sore, agar
supaya bisa cepat pulang dan
mengajak pacarku untuk main ( kalau
dia mau )
Namun seperti yang lalu lalu, aku
menikmati cumbuan cumbuan yang
membuat aku klimaks, tapi tanpa
hubungan seks yang sebenarnya
sangat aku dambakan itu. Tak
kusangka bahwa pacarku demikian
alim dan setia menjaga kesucianku,
padahal aku sendiri yang
menawarkan tubuhku, tetapi dia
bersikeras menolaknya. Kadang
kadang aku merasa malu juga dengan
hal ini, tetapi mungkin sudah dari
sononya pacarku memiliki iman yang
kuat, berbeda denganku yang
imannya lemah itu.
Ceritaku terpaksa melompat kedepan,
karena ternyata setelah pacarku lulus
kuliah, dia pulang ke Sumatera dan
melupakan aku. Sebenarnya aku
sudah berniat untuk menyusulnya ke
Medan, tetapi suratku yang
memberitahu kalau aku akan kesana
tidak dibalasnya. Lama kelamaan
hatiku jadi tawar dan patah hati
menghadapi kekecewaan ini. Pacarku
yang ganteng, baik hati dan setia,
akhirnya meninggalkan aku tanpa
berani berterus terang kalau disana
dia sudah dijodohkan dengan cewek
sesukunya ( hal ini aku dengar dari
beberapa temannya yang mengetahui
hal ini ). Aku merasa sangat sedih
dengan kejadian ini, namun
sejujurnya saja, kesedihanku tak lama,
karena disamping bossku makin
sering mencumbu aku, bahkan
sekarang dia sudah kuijinkan untuk
menjilati vaginaku. Dalam hal yang
satu ini bossku sangat akhli sekali, dia
sanggup menjilati vaginaku nonstop
hampir 1 jam yang membuatku
orgasme berkali kali. Meskipun
demikian, sampai saat itu aku masih
tetap perawan karena aku memang
nggak mau kalau diajak yang satu itu.
Soal ngisep kemaluanpun aku sudah
pandai, bahkan aku sudah berani
menelan sperma bossku. Hampir
setiap kali ada kesempatan, bossku
selalu memanggil aku kekantornya
dan kita melakukan oral seks
bergantian, karena kuatir ketahuan
oleh orang, maka kami melakukannya
tanpa telanjang bulat. Biasanya kalau
bossku memanggil keatas, aku mampir
dulu kekamar mandi dan melepas
celana dalamku, diatas aku hanya
tinggal menyingkap rok miniku dan
siaplah vaginaku untuk disantap oleh
bossku. Setelah puas menjilati
vaginaku, biasanya aku langsung
menghisap kemaluan bossku sambil
mengocoknya, dalam tempo 5 menit
bossku sudah muntah muntah, bila
aku sedang mood, maka sperma itu
aku telan, kalau lagi mal

About az09az

kumpulan cerita sex

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s